PEKANBARU – Kodam XIX/Tuanku Tambusai menggelar Upacara Bendera Bulanan di Lapangan Upacara Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang dipimpin Kapoksahli Kodam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI M. Yahya, S.A.P., selaku Inspektur Upacara itu menjadi momentum memperkuat disiplin, loyalitas, jiwa korsa, serta semangat pengabdian prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Upacara diikuti para Asisten Kasdam, Kepala Badan Pelaksana Kodam (Balakdam), perwira, bintara, tamtama, hingga PNS di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib mulai dari pengibaran Sang Merah Putih hingga pembacaan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 17 tersebut merupakan bagian dari pembinaan tradisi militer sekaligus sarana memperkuat karakter, disiplin, dan rasa tanggung jawab seluruh personel TNI AD.
![]() |
| Kapoksahli Kodam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI M. Yahya memimpin Upacara Bendera Bulanan di Lapangan Upacara Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Jumat (17/7/2026) |
Dalam amanat Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. yang dibacakan Brigjen TNI M. Yahya, ditegaskan bahwa upacara bendera tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial.
"Upacara bendera yang rutin kita laksanakan jangan dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, di dalamnya menyimpan momentum penting untuk memelihara jati diri sebagai prajurit TNI AD yang senantiasa siap mengabdikan diri bagi nusa dan bangsa," demikian amanat Kasad yang dibacakan Inspektur Upacara.
Pesan tersebut menegaskan bahwa setiap pelaksanaan upacara memiliki nilai pembinaan moral, kedisiplinan, dan nasionalisme yang menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas prajurit TNI Angkatan Darat.
Menurut Kasad, semangat pengabdian kepada bangsa dan negara harus terus dipelihara melalui disiplin yang konsisten, loyalitas terhadap institusi, serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
Selain menekankan makna upacara, Kasad juga mengingatkan seluruh prajurit agar selalu menjaga sikap, ucapan, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam amanat tersebut dijelaskan bahwa setiap tindakan seorang prajurit tidak hanya mencerminkan pribadi, tetapi juga membawa nama baik satuan dan institusi TNI Angkatan Darat di mata masyarakat.
Karena itu, integritas personel menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap TNI AD.
Kasad juga meminta seluruh Komandan Satuan meningkatkan pembinaan personel secara berkelanjutan melalui pengawasan melekat, kepedulian terhadap kesejahteraan anggota, serta deteksi dini terhadap berbagai potensi pelanggaran.
Langkah tersebut dinilai penting agar setiap persoalan dapat dicegah sejak dini sebelum berkembang menjadi pelanggaran yang berdampak terhadap organisasi.
Pelaksanaan upacara bulanan juga menjadi sarana konsolidasi internal bagi seluruh jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Kehadiran para pejabat utama Kodam, Asisten Kasdam, Kepala Balakdam, serta seluruh peserta menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga tradisi kejuangan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan TNI AD.
Profesionalisme prajurit menjadi salah satu aspek yang terus diperkuat agar pelaksanaan tugas pertahanan, pembinaan teritorial, hingga pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.
Sebagai satuan kewilayahan yang membawahi Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, Kodam XIX/Tuanku Tambusai memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas keamanan sekaligus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan berbagai elemen masyarakat.
Melalui pembinaan disiplin yang berkesinambungan, diharapkan setiap prajurit mampu menjalankan tugas sesuai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
Pelaksanaan kegiatan tersebut kembali menegaskan komitmen Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam memelihara tradisi kejuangan, memperkuat disiplin, meningkatkan loyalitas, serta membangun profesionalisme prajurit dan PNS sebagai bagian dari upaya mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Darat di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Momentum upacara bulanan juga menjadi pengingat bahwa pembinaan personel merupakan proses berkelanjutan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.(Yefrizal/Ac)




Post a Comment